PENGARUH KOMBINASI SUSU DENGAN AIR KELAPA TERHADAP TOTAL BAKTERI ASAM LAKTAT (BAL), TOTAL GULA DAN KEASAMAN DRINK YOGHURT

Kardina Enny Dian Kumalasari, Nurwantoro Nurwantoro, S Mulyani

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi susu dengan air kelapa terhadap total BAL, total gula dan keasaman drink yoghurt. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober-November 2011 di Laboratorium Teknologi Hasil Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Diponegoro, Semarang. Bahan yang digunakan adalah susu segar encer (BK 8,42%) sebanyak 10 liter, kultur starter (L. bulgaricus dan S. thermophillus), air kelapa dengan ketebalan daging buah 0,8 sampai 1,0 cm. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 5 perlakuan dengan 4 ulangan. Data yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam pada taraf 5% dan dilanjutkan dengan Uji Wilayah Ganda Duncan. Hasil sidik ragam menunjukkan perlakuan kombinasi susu dengan air kelapa menunjukkan pengaruh yang nyata (P<0,05) terhadap total BAL, total gula dan keasaman. Total BAL drink yoghurt menurun dari T0 sampai T4 dengan nilai rerata antara 5,7 × 106 CFU/ml s.d. 1,6 × 106 CFU/ml; total gula meningkat dari T0 sampai T4 dengan nilai rerata antara 3,174% s.d. 4,005% dan keasaman menurun dari T0 sampai T4 dengan nilai rerata antara 0,761% s.d. 0,682%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa semakin besar kombinasi susu dengan air kelapa pada drink yoghurt maka semakin rendah total BAL dan keasaman serta total gula yang semakin meningkat.

Keywords


drink yoghurt; total BAL; total gula; keasaman

Full Text:

PDF

References


Apriyantono, A., D. Fardiaz, N. L. Puspitasari, Sedarnawi dan S. Budiyanto.1989. Petunjuk Laboratorium Analisis Pangan. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Pusat antar Universitas Pangan dan Gizi Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Astawan, M. 2008. Sehat dengan Hidangan Hewani. Penebar Swadaya, Jakarta.

Fardiaz, S. 1993. Analisis Mirobiologi Pangan. Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Fardiaz, S., E. D. Nuraeni dan H. Kusumaningrum. 1996. Pemanfaatan Air Kelapa untuk Produksi Minuman Sehat Antidiare Melalui Proses Fermentasi Laktat. Buletin, Teknik dan Industri Pangan. 7 (2) : 47-53.

Gad, A.S., A.M. Kholif and A.F. Sayed, 2010. Evaluation of the Nutritional Value of Functional Yogurt Resulting from Combination of Date Palm Syrup and Skim Milk. Am. J. Food Technol. 5: 250-259.

Gomez, K. A dan A. A. Gomez. 1995. Prosedur Statistika Untuk Penelitian Pertanian. Universitas Indonesia Press, Jakarta (Diterjemahkan oleh Syamsuddin dan S Baharsyah).

Hadiwiyoto, S. 1994. Teori dan Prosedur Pengujian Mutu Susu dan Hasil Olahannya. Liberty. Yogyakarta.

Indratininingsih, Widodo, S. I. O. Salasia dan E. Wahyuni. 2004. Produksi Yoghurt Shiitake (Yoshitake) Sebagai Pangan Kesehatan Berbasis Susu. J. Teknol. dan Industri Pangan. 15 (1) : 54-60.

Rindengan, B., S. Karouw, J. Towaha dan R. Hutapea. 2007. Pengaruh Perbandingan Air Kelapa dan Penambahan Daging Kelapa Muda serta Lama Penyimpanan Terhadap Serbuk Minuman Kelapa. Jurnal Littri. 13 (12) : 73 – 80.

Sunarlim, R. 2009. Potensi Lactobacillus, Sp Asal dari Dadih sebagai Starter pada Pembuatan Susu Fermentasi Khas Indonesia. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian. Buletin Teknologi Pascapanen Pertanian. 5 : 69-76.

Standarisasi Nasional Indonesia (SNI). 2009. SNI 2981:2009. Yogurt. Badan Standardisasi Nasional (BSN), Jakarta.

Winarno, F. G. 2000. Kimia Pangan dan Gizi. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




web
analytics View My Stats