KUALITAS EKSTERNAL TELUR AYAM PETELUR YANG MENDAPAT RANSUM DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG IKAN FERMENTASI MENGGUNAKAN ISOLAT PRODUSER ANTIHISTAMIN

Elly Tugiyanti, N Iriyanti

Abstract


Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan kualitas telur yang baik dengan menggunakan tepung ikan fermentasi dan Non Starch Polisakarida (NSP) dalam Pakan ayam petelur. Penelitian menggunakan metode ekperimental dengan rancangan percobaan berupa Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 5 perlakuan dan 4 ulangan serta uji lanjut dengan uji Duncan. Materi penelitian menggunakan ayam petelur sebanyak 65 ekor, umur 18 minggu yang dipelihara secara intensif selama enam bulan. Perlakuan meliputi : R0 = kontrol;  R1 = R0 + tepung ikan fermentasi (TIF)  2 %;  R2 = R0 + TIF 4 % ; R3 = R0 + TIF 6 %;  R4 = R0 + TIF 8 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bobot telur berpengaruh nyata (P<0,05), sedangkan bobot kuning telur, bobot kerabang, indek telur dan % HDA tidak berpengaruh nyata (P>0,05).  Bobot telur berkisar antara 54,03-58,55 g; bobot kuning telur berkisar 12,31-13,39 g; bobot kerabang : 6,26-7,22 g, indek telur sebesar 77,22-89,66; HDA : 41,67-63,06%; kekuatan kerabang 52,13-59,13 mm pascal, dan HU : 70,41-77,34 mm pascal. Kesimpulan penelitian adalah penambahan tepung ikan fermentasi dapat digunakan dalam pakan ayam petelur sampai level 8% tanpa mengganggu produksi telur.

Keywords


antihistamin; fermentasi; kualitas; telur; tepung ikan

Full Text:

PDF

References


Anonim. 2007. Kualitas Telur Optimum. www.thepoultrysite.com/articles/1232/-optimum- eggs –quality (20 Februari 2011).

Butcher, GD and Miles, RD , 2003. Concepts of Eggshell Quality. University of Florida. University of Florida.

http://edis.ifas.ufl.edu/pdffiles/VM/ VM01300. pdf (20 Februari 2011)

Cummings, J. H., and H. N. Englyst, 1995. Gastrointestinal effects of food carbohydrate American Journal of Clinical Nutrition 61: 938S-945S

Engberg R. M., Hedemann M. S., Leser T. D., Jensen B. B. (2000). Effect of zinc bacitracin and salinomycin on intestinal microflora and performance of broilers. Poult. Sci. 79, 1311–1319

Gary D, Butcher DVM, dan Richard Miles. 2009. Ilmu Unggas, Jasa Ekstensi Koperasi, Lembaga Ilmu Pangan dan Pertanian Universitas Florida. Gainesville

Irianto, H.E. dan I. Soesilo. 2007. Dukungan Teknologi Penyediaan Produk Perikanan. Badan Riset Kelautan dan Perikanan. Departemen Kelautan Dan Perikanan. Seminar Nasional Hari Pangan Sedunia. Cimanggu, Bogor, 21 Nopember. 2007.

Irianto, A. 2004. Probiotik untuk Aquakulture. Gajah Mada University Press.

Iriyanti, N., M. Mufti dan T. Widiyastuti. 2007. Manipulasi Pakan Dengan Imunostimulan Probiotik Dan Prebiotik Terhadap Tampilan Sistem Immunologik Berdasarkan Profil Darah Dan Mikroba Saluran Pencernaan Ayam Petelur, Laporan Penelitian DIPA Program Pascasarjana Fakultas Peternakan, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto.

Iriyanti, N., B. Rustomo, dan E. A. Rimbawanto. 2008. Isolasi Dan Identifikasi Mikroba Rumen Penghasil Antihistamin “Histamine Methyl Transferase“ Laporan Penelitian Program Fundamental, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta.

Jacqueline, P. Y., R. Miles, dan M. F. Ben. 2000. Kualitas Telur. Jasa Ekstensi Koperasi, Lembaga Ilmu Pangan dan Pertanian Universitas Florida. Gainesville

Jones, D. R. 2006. Conserving and Monitoring Shell Egg Quality . Proceedings of the 18 thth Annual Australian Poultry Science Symposium , pp. 157 – 165.

Gibson G. R., E. R. Beatry, X. Wang, and J. H. Cummings. 1995. Selective stimulation of bifidobacteria in the human colon by oligofructose and inulin. Gastroenterology, 108: 975-982

Leeson, S. dan J.D. Summer. 1991. Comercial Poultry Nutritional University Books, Guelph, Ontario, Canada

Nort, M. O. and D. D. Bell. 1990. Commercial Chicken Production Manual. The 4th Ed. Avi Publishing Company Inc. Westport, Connecticut.

NRC. 1994. Nutrien Requirement of Poultry. The 9th Ed. National Academic Press, Washington D.C., USA.

Presa, I. J. 1999. H1 Antihistamin : a review, Alergol Inmul Clin, Vol, 14, No, 5 p, 300-312.

Steel, R. G. D. and J. H. Torrie. 1994. Principles and Procedures of Statistics. Mc Graw-Hill Book Co, Inc. Pub. Ltd, London.

USDA Food Safety Inspection Service. 2000. Shell Eggs from Farm to Table. http://www.fsis.usda.gov/PDF/Shell_Eggs_from_Farm_to_Table.pdf (20 Februari 2011).

Salminen, S., C. Bouley, M. –C. Boutron-Ruault, J. H. Cummings, A. Franck, G. F. R. Gibson, E. Isolauri, M. –C. Moreau, M. Roberfroid, and I. Rowland. 1998. Functional food science and gastrointestinal physiology and function, Brit, J, Nutr, 80(suppl, 1): S147–S171.

Van Loo JAE. 2004. Prebiotics promote good health, the basis, the potential, and the emerging evidence, J Clin Gastroenterol, 38(supp 2):S70-S75.

Wahyu, J. 1997. Ilmu Nutrisi Unggas. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




web
analytics View My Stats