Perbedaan Karateristik Oligofruktosa dan Komposisi Serat Inulin Hasil Hidrolisis dan tanpa Hidrolisis Enzim Inulinase Acremonium Sp-Cbs3 dari Umbi Dahlia Merah (Dahlia sp. L) Lokal untuk Anti Kolesterol

Agustine Susilowati, Puspa D Lotulung, Yetti Mulyati Iskandar, Aspiyanto Aspiyanto

Abstract


Fruktooligosakarida (FOS) yang dihasilkan oleh umbi dahlia merah (Dahlia sp. L) Sukabumi melalui ekstraksi secara kimia maupun hidrolisis enzimatik berpotensi sebagai serat larut air (SDF) untuk anti kolesterol. Ekstraksi inulin secara kimia dihasilkan inulin A, sedangkan hidrolisis enzimatik dilakukan terhadap inulin A menggunakan enzim inulinase kasar kapang Acremonium sp-CBS3 dihasilkan hidrolisat inulin B. Karakterisasi dilakukan terhadap komposisi kimia dan idensifikasi oligomer menggunakan LCMS. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan komposisi dan karateristik oligomer kedua bahan tersebut. Berdasarkan intensitas dan jumlah keluaran peak pada kromatogram diketahui bahwa hidrolisat inulin B lebih banyak menghasilkan peak (5) dibandingkan dengan inulin tanpa hidrolisis(A) (1 peak). Pada keadaan ini hidrolisat inulin menghasilkan oligomer dengan intensitas 100% berturut-turut sebagai T 1,9, T 2,4, T 2,6, T 3,1 danT 3,4 yang di dominasi oligomer berberat molekul berturut-turut sebesar 186, 202, 174, 174 dan 174 Da dengan kata lain oligomer berberat molekul 174 Da lebih mendominasi dibandingkan oligomer yang lain, sedangkan gel inulin didominasi oligomer berberat molekul lebih tinggi (181 Da) yang ditunjukkan pada mass spektra dari T 3,3. Hal ini menunjukkan bahwa  perolehan SDF melalui hidrolisis menggunakan kapang Acremonium sp-CBS3 menghasilkan oligomer dengan berat molekul rata-rata yang lebih rendah sehingga dimungkinkan lebih tinggi sifat fungsionalnya sebagai anti kolesterol

Keywords


serat, gel inulin, hidrolisat inulin, kapang Acremonium sp-CBS3, fruktooligosakarida

Full Text:

Fulltext PDF

References


Susilowati, A, Lotulung, P.D dan Sujarwo. 2012. Karateristik serat inulin (Dietary Fiber) dari umbi dahlia merah (Dahlia spp. L.) lokal melalui proses gelatinisasi sebagai pangan fungsional, Prosiding Seminar Nasional Jaringan Kerjasama Kimia Indonesia (JSKIAI) ke XV, Yogyakarta, 6 September 2012, ISSN: 0854-4778.

Susilowati, A, Melanie, H dan Aspiyanto. 2012. Pengembangan Pangan Fungsional berbasis inulin dari umbi dahlia (Dahlia sp. L) sebagai serat pangan larut air (SDF) untuk anti kolesterol, Makalah Hasil Penelitian, Program Tematik, Kedeputian IPT, Tahun Anggaran 2012, Pusat Penelitian Kimia - LIPI, Kawasan PUSPIPTEK, Serpong, Tangerang.

Anonymous. 1995. Official Methods of Analysis of the Association of Analytical Chemistry, AOAC Inc., Washington D.C.

Anonymous. 2002. Katalog dan Manual Stirred Ultrafiltration Cells, Amicon.

Anonymous. 2005. Membrane Technology For Process Industry, http:www.pcims.com ./images/TP 105.5us.pdf; PCI Membrane System Inc. Milford, USA.

Byun, S. M. and Nahm, B. H. 1978. Production of fructose from Jerusalem artichoke by enzymatic hydrolysis. J. of Food Science 43 : 1871 – 1873.

Chaplin, M. F. and J.F. Kennedy.1994.Carbohydrat Analysis: A Practical Approach. 2nd Edition. Oxford University Press. Oxford.

Coussement, P and Franck, A. 2001. Inulin and Oligofructose. 2001. Dalam : Cho S. S., Dreher M. L., editor. Handbook of Dietary Fiber. New York : Marcel Dekker. Hal.721 – 32.

Eichhorn, P. dan Knepper, T. P. 2001. Electrospray ionization mass spectrometric studies on the amphoteric surfactant cocamidopropylbetaine, Journal of Masspectrometry : 36 : 677 -684, ESWE Institute for water Research and water Technology, Soecheinstr, 158, D-65201Wi.esbaden, Germany.

Fardiaz, S. 1998. Mikrobiologi Pangan I, PT.Gramedia, Jakarta.

Glen Gibson & Fiona Angus. 2000., Prebiotics and Probiotics, Glen Gibson & Fiona Angus, LFRA Limited Randalls Roads, Leatheerhead,Surrey KT22 7RY.

Marlida, Y. 2001. Isolation and purification of starch degrading enzyme from endophytic fungi and its application for flucose production.Thesis. Universiti Putra Malaysia, Malaysia.

Marlida, et al, 2000. Purification and characterization of sago starch-degrading glucoamylase from Acremonium sp. Endophytic fungus. Food Chem. 71 : 221–227 in Sanchez, H. et al, 2005, Study of Amylolitic native microbial stocks, Journal of Vitae, Revista de la Facultad deQuimica Farmaceutica, ISSN 0121-4004 Volumen 12 numero 2, 2005- Universida de Antaoquaia, medellin-Columbia. Pages.21-28. diunduh 25 Maret 2013.

Niness, K. R. 1999. Inulin and Oligofructose: What Are They?. Journal of Nutrition. Suppl. 129, 1402S-14604S.

Ooi, L.G. & Liong, M.T. 2010, “Cholesterol-Lowering Effects of Probiotics and Prebiotics: A Review of in Vivo and in Vitro Findings”, Int. J. Mol. Sci., vol. 11, pp. 2499-2522.

Peberdy, J. F, 1987. Penicillium and Acremonium. Biotechnology Handbooks,ISBN 0-306-42345-6,Plenum Prees, New York,N.Y.10013,E-books. Diakses 9 April 2012.

Porsky, L, et al, . 1983, ‘Rapid enzymatic assay of insoluble and soluble dietary fiber’, J. Agric. Food Chem., vol. 31, pp. 476-482.

Pine, Stanley H., Hendrickson, James B., Cram, Donald J., Hammond, George S. 1982. Organic Chemistry, 4th Edition, J. Chem. Educ., 1982, 59 (2), p A66, ACS e-Book, DOI: 10.1021/ed059pA66.1. Publication Date: February 1982. Diakses 19 Mei 2015.

Rahayu Puji Astutik, R.P, Nengah Dwianita Kuswytasari, N.D dan Shovitri,M . 2007. Uji aktivitas enzim selulase dan xylanase isolate kapang tanah Wonorejo, Surabaya. Paper. Jurusan Biologi, Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam Gedung H Kampus ITS Sukolilo, Surabaya 60111.

Roberfroid. 2007. Inulin-type fructans : Functional food ingredients. J. Nutr 2007;137:2493-502S. Available from: http://jn.nutrition.org/cgi/reprint/249302502.

Vandamme dan Derycke. 1983. Microbial inulinases process, properties and applications. Adv.App1. Microb.29 : 139-176.




DOI: http://dx.doi.org/10.17728/jatp.v4i4.5

Refbacks

  • There are currently no refbacks.