Total Bakteri Asam Laktat, Total Asam, Nilai pH, Viskositas, dan Sifat Organoleptik Yoghurt dengan Penambahan Jus Buah Tomat

Nisa Ishma Savitry, Nurwantoro Nurwantoro, Bhakti Etza Setiani

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan total bakteri asam laktat, total asam, nilai pH, viskositas, dan sifat organoleptik pada yoghurt dengan penambahan jus buah tomat. Percobaan disusun menggunakan desain Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan dan 5 kali ulangan. Penambahan jus buah tomat sebanyak 0%, 2%, 4%, dan 6%. Hasil analisis pada total bakteri asam laktat, total asam, nilai pH, dan viskositas menunjukkan penambahan jus buah tomat memberikan perbedaan nyata (P˂0,05). Sedangkan terhadap organoleptik kesukaan (rasa) menunjukkan tidak berbeda nyata (P>0,05). Total bakteri asam laktat 6,87-8,00 log CFU/ml; total asam 0,48-0,61%; nilai pH 5,61-5,06; viskositas 1,81-9,01 cP; organoleptik kesukaan (rasa) 2,72-2,96; warna 1,08-3,48. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kualitas yoghurt yang paling baik dengan adalah penambahan 6% jus buah tomat.


Keywords


yoghurt, jus buah tomat, sifat-sifat yoghurt

Full Text:

PDF

References


AOAC. 1995. Official Methods of Analisys Chemist. Vol. 1A. AOAC Inc., Washington.

Ayustaningwarno, F. 2014. Teknologi Pangan: Teori Praktis dan Aplikasi. Graha Ilmu, Yogyakarta.

Azizah, N., Y. B. Pramono, S. B. M. Abduh. 2013. Sifat fisik,organoleptik, dan kesukaan yoghurt drink dengan penambahan ekstrak buah nangka. Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan. 2(3): 148-151.

Fardiaz, S.1993. Analisis Mikrobiologi Pangan. Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Hadiwiyoto, S. 1994. Teori dan Prosedur Pengujian Mutu Susu dan Hasil Olahannya. Liberty, Yogyakarta.

Harjiyanti, M. D., Y. B. Pramono, S. Mulyani. 2013. Total asam, viskositas, dan kesukaan pada yoghurt drink dengan sari buah mangga (Mangifera indica) sebagai perisa alami. Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan. 2(2): 104- 107.

Jannah, A. M., A.M. Legowo, Y. B. Pramono, A.N. Al-Baarri, S. B. M. Abduh. 2014. Total bakteri asam laktat, pH, keasaman, citarasa, dan kesukaan yogurt drink dengan penambahan ekstrak buah belimbing. Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan. 3(2): 7-11.

Kartikasari, D. I., F. C. Nisa. 2014. Pengaruh penambahan sari buah sirsak dan lama fermentasi terhadap karakteristik fisik dan kimia yoghurt. Jurnal Pangan dan Agroindustri. 2(4): 239-248.

Legowo, A. M., Kusrahayu, S. Mulyani. 2009. Ilmu dan Teknologi Pengolahan Susu. BP UNDIP, Semarang.

Masithoh, R. E., B. Rahardjo, L. Sutiarso, A. Harjoko. 2013. Model kinetika perubahan kualitas tomat selama penyimpanan. Jurnal Teknologi Pertanian. 14(1): 21-28.

Maulida, D., N. Zulkarnaen. 2010. Ekstraksi Antioksidan (Likopen) dari Buah Tomat dengan Menggunakan Solven Campuran, n-Heksana, Aseton, dan Etanol. Skripsi. Universitas Diponegoro, Semarang.

Novita, M., Satriana, E. Hasmarita. 2015. Kandungan likopen dan karotenoid buah tomat (Lycopersicum pyriforme) pada berbagai tingkat kematangan: pengaruh pelapisan dengan kitosan dan penyimpanan. Jurnal Teknologi dan Industri Pertanian Indonesia. 7(1): 35-39.

Pranayanti, I. A. P., A. Sutrisno. 2015. Pembuatan minuman probiotik air kelapa muda (Cocos nucifera L.) dengan starter Lactobacillus casei strain Shirota. Jurnal Pangan dan Agroindustri. 3(2): 763-772.

Retnowati, P. A., J. Kusnadi. 2014. Aktivitas antioksidan minuman probiotik sari kurma (Phoenix dactylifera) dengan isolate Lactobacillus casei dan Lactobacillus plantarum. Jurnal Pangan dan Agroindustri. 2(2): 70-81.

Setianto, Y. C., Y. B. Pramono, S. Mulyani. 2014. Nilai pH, viskositas, dan tekstur yoghurt drink dengan penambahan ekstrak salak pondoh (Salacca zalacca). Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan. 3(3): 110-113.

Wibisono, R. Y. P., H. Harmono, E. Sulistyani. 2014. Pengaruh jus tomat segar (Lycopersicon esculentum Mill) terhadap kadar trigliserida dalam darah tikus wistar jantan yang diberi lipid personal. E-jurnal Pustaka Kesehatan. 2(3): 547-551.




DOI: http://dx.doi.org/10.17728/jatp.272

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




web
analytics View My Stats